| Perempuan, Aset Pembangunan Bangsa | ||||
| By admin | ||||
| ||||
Perempuan, Aset Pembangunan Bangsa Mardanih | Kamis, 16 Juli 2009 | 12:02 WIB JAKARTA, KOMPAS.com - Perempuan sebagai warga negara merupakan aset dan potensi bagi bangsa Indonesia. Jumlah populasinya pun relatif lebih banyak dari populasi kaum pria, yakni 50,01 persen. Karenanya, kaum perempuan harus ikut dilibatkan dalam pembangunan bangsa ke depan. "Dari 225 juta penduduk Indonesia, perempuan 50,1 persen. Karenanya perempuan harus dilibatkan dalam pembangunan, karena jika tidak maka akan terjadi ketimpangan," kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta Swasono saat menjadi pembicara kunci pada acara Seminar Nasional Menanggapi Krisis Ekonomi: Investasi pada Perempuan Adalah Pilihan Cerdas, di hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (16/7). Sebagai salah satu aset dan potensi bangsa, kata dia, kaum perempuan bukanlah suatu beban atau hambatan dalam pembangunan. Oleh sebab itu, masyarakat pun perlu mengubah pola pikir yang lebih mengutamakan laki laki sebagai penggerak pembangunan. Sumber: Kompas.Com : http://nasional.kompas.com/read/2009/07/16/12023813/perempuan.aset.pembangunan.bangsa | ||||
From Poverty To Power

Global Citizenship

What is Global Citizenship?
Oxfam works through education to empower young people to act for a more just, secure and sustainable world.
Download 'Education for Global Citizenship: A Guide for Schools'
Kemiskinan Indonesia

Telecenters Vs Poverty

Pelajaran Berbasis-ICT?

Ilusi Atau Solusi?
Sistem2 Pendidikan

Metodologi Efektif

Pusat Pembelajaran?

Pendidikan Kelas Dunia



